Implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 45 Tahun 2023 Tentang Penurunan Stunting di Daerah (Studi Kelurahan Lok Bahu Kota Samarinda (Dara Amelia, Enos Paselle, Hariati, Bimantara Nur Alim)

September 14, 2026
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: Web, Admin
On: Sep 14, 2026 @ 8:32 AM
IP: 103.187.89.128

  • 1. Title [Judul]: Implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 45 Tahun 2023 Tentang Penurunan Stunting di Daerah (Studi Kelurahan Lok Bahu Kota Samarinda
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Dara Amelia, Enos Paselle, Hariati, Bimantara Nur Alim
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Implementasi Kebijakan, Tim Pendamping Keluarga, Koordinasi Lintas Sektor
  • 4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2023 tentang Penurunan Stunting di Daerah pada Kelurahan Lok Bahu serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Melalui fokus penelitian yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi serta faktor penghambat pelaksanaan kebijakan. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan yaitu model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penurunan stunting di Kelurahan Lok Bahu belum berjalan optimal. Dari aspek komunikasi, proses transmisi telah berjalan baik dari DP2KB hingga ke tingkat TPK, tetapi masih terdapat kelemahan pada kejelasan komunikasi belum diterima secara keseluruhan oleh masyarakat dan konsistensi dan intensitas forum koordinasi yang hanya 2 kali setahun. Dari sisi sumber daya, kualitas SDM, anggaran, peralatan, dan kewenangan formal dinilai sudah memadai, meskipun terdapat keterbatasan dari segi kuantitas personel hanya berjumlah 18 orang. Dimensi disposisi menunjukkan komitmen yang kuat dari tingkat kelurahan hingga tim lapangan, sementara struktur birokrasi telah tertata sesuai prosedur operasional standar (SOP) dan mekanisme pembagian kerja yang formal namun fragmentasi pada pertanggungjawaban fungsi pembinaan oleh DP2KB dalam menginiasi pertemuan TPK ini masih sangat terbatas. Penelitian ini mengidentifikasi tiga faktor penghambat utama, yaitu: (1) minimnya intensitas forum komunikasi dan koordinasi internal TPK akibat beban kerja ganda personel; (2) belum optimalnya sosialisasi dan penyebaran informasi kepada kelompok sasaran secara terstruktur; serta (3) terbatasnya jumlah anggota TPK dibandingkan dengan jumlah sasaran di Kelurahan Lok Bahu.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Dr. Enos Paselle, M.AP
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 03/08/2026
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: eJournal Article

Loading