KONSTRUKSI SOSIAL MAHASISWA PERANTAU SUKU TORAJA DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS MELALUI TRADISI MINUM TUAK (Studi Kasus Pada Mahasiswa Perantau Suku Toraja Asal Desa Telemow) (Roy Ferdinand)

July 29, 2026
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: ,
On: Jul 29, 2026 @ 12:05 PM
IP: 182.253.164.243

  • 1. Title [Judul]: KONSTRUKSI SOSIAL MAHASISWA PERANTAU SUKU TORAJA DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS MELALUI TRADISI MINUM TUAK (Studi Kasus Pada Mahasiswa Perantau Suku Toraja Asal Desa Telemow)
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Roy Ferdinand
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Konstruksi sosial, Identitas sosial, Mahasiswa Perantau Suku Toraja, Tradisi Min
  • 4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses konstruksi social identitas mahasiswa perantau suku Toraja asal Desa Telemow melalui tradisi minum tuak di Kota Samarinda serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial
    identitas berlangsung melalui tiga proses, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan
    internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, mahasiswa perantau mempertahankan
    tradisi minum tuak melalui praktik berkumpul yang diinisiasi oleh alumni serta interaksi sosial sesame perantau yang ditandai suasana kekeluargaan. Pada tahap objektivasi, tradisi tersebut menjadi kebiasaan kolektif yang rutin dilakukan tanpa perlu justifikasi, dengan makna yang mengendap sebagai sarana mempererat persaudaraan, media melepas kerinduan kampung halaman, dan penanda identitas sebagai “orang Telemow.” Pada tahap internalisasi, tradisi minum tuak
    memperkuat identitas sebagai “orang Telemow” serta menanamkan nilai
    kepedulian dan rasa memiliki terhadap komunitas asal yang sudah menjadi bagian
    dari cara hidup sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan
    internal berupa kerinduan terhadap kampung halaman dan perasaan tidak
    diterima di lingkungan baru, serta tantangan eksternal berupa pandangan negatif masyarakat dan perubahan praktik tradisi di lingkungan perkotaan. Tradisi minum tuak pada akhirnya tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas budaya, tetapi juga sebagai sarana mempertahankan identitas sosial mahasiswa perantau Toraja di Samarinda.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Pembangunan Sosial
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Drs. H. Badruddin Nasir., M. SI
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2026
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: E-ejurnal Artikel

Loading