Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) Studi Kasus pada Home Industry Tempe Bapak Dono di Jalan Ruhui Rahayu Samarinda (Dzikri Ramadhan)

September 28, 2022
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 
image_pdfimage_print

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: Ramadhan, Dzikri
On: Sep 28, 2022 @ 11:51 AM
IP: 182.3.135.197

  • 1. Title [Judul]: Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) Studi Kasus pada Home Industry Tempe Bapak Dono di Jalan Ruhui Rahayu Samarinda
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Dzikri Ramadhan
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Persediaan Bahan Baku Economic Order Quantity (EOQ)
  • 4. Description [Abstrak] : Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pembelian bahan baku bagi home industry ialah bagaimana cara mengadakan persediaan bahan baku yang tepat agar tidak menimbulkan biaya yang tertanam pada bahan baku tidak berlebih dan tidak menganggu kelancaran proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode “Economic Order Quantity” (EOQ) pada Home Industry Tempe Bapak Dono. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan cara observasi dan wawancara kemudian membandingkan antara kebijakan Home Industry dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelian bahan baku yang diterapkan oleh Home Industry dinilai belum efisien, karena kebijakan dari Home Industry mengakibatkan pengeluaran biaya yang cukup besar yaitu Rp. 2.977.286, sedangkan dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ), Home Industry mengeluarkan biaya sebesar Rp. 709.927,96. Dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), Home Industry dapat menghemat biaya sebesar Rp. 2.267.358,04. Pengehematan biaya tersebut didapat dari meminimalkan total biaya persediaan, dimana dengan menggunakan metode Economic Order Quantityi (EOQ) akan mengoptimalkan kuantitas pembelian menjadi lebih besar dan frekuensi pemesanan menjadi lebih rendah dari kebijakan yang diterapkan, sehingga terjadi penghematan biaya pemesanan. Biaya yang tadinya dikeluarkan berlebih dapat diefisienkan dengan memesan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan produksi.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Dr. Muhammad Zaini, M.Si & Ana Noor Andriana, S.AB., M.AB
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 27 – 09 – 2022
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: Thesis

51 total views, 1 views today