Fungsi Komunikasi Sosial pada Program Generasi Berencana di Kecamatan Sambutan (Uswatun Hasanah, Sugandi, Kadek Dristiana Dwivayani)

August 5, 2022
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: Hasanah, Uswatun
On: Aug 5, 2022 @ 12:27 PM
IP: 182.3.134.206

  • 1. Title [Judul]: Fungsi Komunikasi Sosial pada Program Generasi Berencana di Kecamatan Sambutan
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Uswatun Hasanah, Sugandi, Kadek Dristiana Dwivayani
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Fungsi Komunikasi Sosial, Generasi Berencana, Penetrasi Sosial
  • 4. Description [Abstrak] : Masa remaja merupakan masa yang sangat krusial bagi pembangunan sebuah negara. Sehingga, diperlukan pembinaan terhadap ketahanan remaja. Melalui Program Generasi Berencana (Genre) oleh BKKBN diharapkan mampu mendampingi masa transisi remaja terutama dalam membentuk karak-ter bagi kalangan remaja. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis fungsi komunikasi sosial pada Program Genre di Kecamatan Sambutan. Fokus penelitian ini yaitu fungsi komunikasi sosial oleh Mulyana (2004) yakni konsep diri, eksistensi diri dan aktualisasi diri, kelangsungan hidup, memupuk hubungan serta mencapai kebahagiaan. Dalam indikator memupuk hubungan akan dianalisis menggunakan teori penetrasi sosial oleh Irwin Altman dan Dalmas Taylor. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi sosial pada program Genre di Kecamatan Sambutan mengalami beberapa hambatan sehingga tidak berjalan baik. Konsep diri positif yang terbentuk hanya pada lingkup kelurahan, ketika remaja masuk dalam lingkup kecamatan, konsep dirinya menjadi negatif karena para remaja belum mampu mengenali dirinya dengan baik sebagaiman persepsi orang terhadapnya. Eksistensi dan aktualisasi diri pada lingkup kecamatan masih kurang karena adanya kesulitan menunjukkan eksistensi diri khususnya dalam hal kepercayaan diri, sedangkan dalam lingkup kelurahan para remaja telah menunjukkan eksistensi dan aktu-alisasinya sebagai remaja Genre. Kemudian dalam hal kelangsungan hidup, memupuk hubungan, dan mencapai kebahagiaan dalam lingkup kelurahan telah mencapai tahapan pertukaran afektif sebagaimana teori penetrasi sosial, sedangkan dalam lingkup kecamatan masih pada tahap orientasi karena minimnya intensitas pertemuan yang melibatkan remaja se Kecamatan Sambu-tan sehingga terdapat kesulitan untuk beradaptasi dan memupuk hubungan.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Ilmu Komunikasi
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Drs. Sugandi, M.Si, Kadek Dristiana Dwivayani, S.Sos., M.Med.Kom
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2022
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: Artikel eJournal

30 total views, 2 views today