PERAN KELUARGA DALAM MENCEGAH KETERGANTUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER (Studi Kasus TK Aisyiyah Bustanul Athfal) (Muhammad Giffar Muhajirin)
1. Title [Judul]: PERAN KELUARGA DALAM MENCEGAH KETERGANTUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER (Studi Kasus TK Aisyiyah Bustanul Athfal)
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Muhammad Giffar Muhajirin
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Peran keluarga, gadget, anak usia dini, ketergantungan gadget.
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran keluarga dalam mencegah ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada Anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul athfal masih terdapat beberapa anak yang menggunakan gadget dalam durasi yang cukup lama untuk bermain game, menonton video, dan aktivitas hiburan lainnya. Anak cenderung lebih menggunakan gadget dibandingkan melakukan interaksi langsung dengan lingkungan sekitarnya. keluarga memiliki peran penting dalam mencegah ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia dini melalui beberapa peran utama yaitu, sebagai pendidik, pelindung, pengarahm dan penasehat. Orang tua sebagai pendidik, memberikan pemahaman terkait dampak negatif dari penggunaan gadget serta mendampingi anak dalam kegiatan belajar. Sebagai pelindung, orang tua melakukan pengawasan terhadap penggunaan gadget dan membatasi akses terhadap konten yang tidak sesuai dengan usia anak. Sebagai pengarah, orang tua menetapkan aturan penggunaan gadget serta mengalihkan perhatian anak pada kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan edukatif. Sebagai penasehat, orang tua memberikan arahan dan nasehat kepada anak mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Pembangunan Sosial
6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Zulkifli Abdullah, S. Sos., M. Si
7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2026
8. Type: Artikel
9. Identifier/ permalink [URL menuju konten di lembaga kontributor]: https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/?p=2093[1]
10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: artikel eJournal
EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA (khairil padli)
1. Title [Judul]: EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA
2. Creator [Pengarang/ penulis]: khairil padli
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Program Keluarga Harapan, pendidikan, Efektifitas, bantuan sosial.
4. Description [Abstrak] : Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) pada tingkat Sekolah
Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kelurahan Sempaja Selatan. Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan. permasalahan dalam penelitian ini yaitu bantuan sosial komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak pada tingkat SLTA. Keterbatasan jumlah bantuan menyebabkan keluarga penerima manfaat
masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memenuhi kekurangan kebutuhan
pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang, yang dipilih
berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan PKH, Analisis data mengacu pada pelaksanaan empat komponen pendidikan PKH Pasal 6 Pedoman
Umum PKH, meliputi bantuan sosial tunai bersyarat, pendampingan sosial, akses
terhadap layanan pendidikan, dan bantuan komplementer seperti Program
Indonesia Pintar (PIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen pendidikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan karena jumlah bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan siswa tingkat SLTA, sehingga keluarga penerima manfaat masih harus menggunakan biaya pribadi untuk menutupi kekurangan kebutuhan sekolah. Secara umum, PKH memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan bagi keluarga miskin.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Pembangunan Sosial
1. Title [Judul]: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Wastra Kriookng di Kampung Linggang Melapeh Kabupaten Kutai Barat
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Wiggles Andre Yeremia Sondakh
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Pemberdayaan Masyarakat, Wastra Kriookng, Budaya Lokal
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui Program Wastra Kriookng di Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui purposive sampling dan accidental sampling. Fokus penelitian meliputi bentuk pemberdayaan, dampak program, dan faktor penghambat pelaksanaan program. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui pelatihan dan produksi wastra berbasis budaya lokal secara rutin oleh kelompok masyarakat. Program ini berdampak positif pada aspek sosial, ekonomi, dan budaya, seperti meningkatnya partisipasi dan kerja sama masyarakat, terbukanya peluang usaha dan tambahan pendapatan, serta pelestarian budaya lokal melalui partisipasi dalam berbagai event budaya, termasuk Festival Dahau dan Hongkong Fashion Week. Adapun faktor penghambat program meliputi keterbatasan bahan baku, keterlibatan anggota yang belum maksimal, serta kurangnya promosi dan pemasaran produk. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah desa dan kerja sama masyarakat agar program dapat berkembang secara berkelanjutan
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Pembangunan Sosial
6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : A Ismail Lukman M.A
7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2026
8. Type: Artikel
9. Identifier/ permalink [URL menuju konten di lembaga kontributor]: https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/?p=2092[1]
10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: eJournal article
Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program RT Bersih di Desa Kuala Lapang Kabupaten Malinau (Sherly Maryesih)
by admin | June 30, 2026 15:59
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 30, 2026 @ 3:59 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program RT Bersih di Desa Kuala Lapang Kabupaten Malinau
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Sherly Maryesih
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat, RT Bersih
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program RT Bersih di Desa Kuala Lapang beserta faktor penghambatnya. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan yaitu deskriptif kualitatif. Fokus penelitian mengacu pada partisipasi dalam perencanaan, partisipasi, dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pemanfaatan hasil dan partisipasi dalam evaluasi serta faktor penghambat dalam bentuk partisipasi pada pelaksanaan program RT Bersih di Desa Kuala Lapang. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini berupa model interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana berupa Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program RT Bersih di Desa Kuala Lapang belum berjalan dengan optimal. Pada beberapa aspek, seperti aspek partisipasi dalam pengambilan Keputusan belum berjalan dengan optimal karena kehadiran masyarakat secara langsung dalam menjalankan kegiatan fisik, akan tetapi keseluruhan pelaksanaan kegiatan terfasilitasi sumber daya yang memadai, sehingga aspek partisipasi dalam pelaksanaan telah berjalan meskipun belum optimal. Pada aspek partisipasi dalam pengambilan manfaat telah berjalan optimal ditinjau dari adanya dampak nyata terhadap komitmen dalam memiliki hasil program secara kolektif. Kemudian, aspek partisipasi dalam evaluasi, telah berjalan optimal ditinjau dari adanya forum evaluasi tingkat RT hingga desa serta adanya sistem pelaporan terhadap program secara sistematis dari desa ke pemerintah daerah. Adapun faktor penghambat dalam bentuk partisipasi pada pelaksanaan program RT Bersih, meliputi kondisi waktu yang bentrok dalam prioritas hidup masyarakat dengan pekerjaan di Desa Kuala Lapang, dan tidak adanya sosialiasi pada awal pelaksanaan program RT Bersih pada setiap RT.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
Implementasi Program ETLE Oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda Dalam Penegakan Hukum Lalu Lintas (Vera Wulandari)
by admin | June 30, 2026 14:10
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 30, 2026 @ 2:10 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Implementasi Program ETLE Oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda Dalam Penegakan Hukum Lalu Lintas
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Vera Wulandari
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Implementasi Kebijakan, ETLE, Penegakan hukum lalu lintas, Satlantas Polresta Sa
4. Description [Abstrak] : Pemanfaatan teknologi dalam sektor pelayanan publik menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi birokrasi, termasuk dalam penegakan hukum lalu lintas. Kepolisian Negara Republik Indonesia merespon hal tersebut melalui penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai sistem penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik yang kedepannnya akan menggantikan mekanisme tilang manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Program ETLE oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda dalam penegakan hukum lalu lintas, mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya, serta mengetahui persepsi masyarakat terhadap penerapan program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat Satlantas Polresta Samarinda dan juga masyarakat, observasi lapangan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Kerangka analisis penelitian mengacu pada teori implementasi kebijakan publik George C. Edward III yang menekankan empat variabel utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program ETLE di Polresta Samarinda telah dilaksanakan dengan cukup baik. Hal ini terlihat dari adanya dukungan sikap dan komitmen para pelaksana dalam menjalankan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, terutama yang berkaitan dengan keterbatasan sumber daya teknologi. Jumlah kamera ETLE yang belum merata di seluruh wilayah kota menyebabkan sistem penindakan elektronik belum sepenuhnya mampu menggantikan mekanisme tilang manual.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
Penerapan Aplikasi E-kelurahan Gunung Lingai Dalam Mewujudkan Smart City Kota Samarinda (Yuliani)
by admin | June 29, 2026 17:13
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 29, 2026 @ 5:13 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Penerapan Aplikasi E-kelurahan Gunung Lingai Dalam Mewujudkan Smart City Kota Samarinda
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Yuliani
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Digitalisasi Pelayanan Publik, E-kelurahan Gunung Lingai, Smart City
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan aplikasi e-kelurahan di kelurahan Gunung Lingai dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengkaji faktor-faktor penghambat implementasi aplikasi, serta memberikan rekomendasi guna mendukung optimalisasi pemanfaatan aplikasi e-kelurahan dalam rangka mendukung terwujudnya smart city kota samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi e-kelurahan di Kelurahan Gunung Lingai memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, Terutama dalam hal mempercepat pelayanan dan mempermudah akses masyarakat. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan-hambatan dalam penerapan aplikasi ini seperti, seperti sosialisasi yang kurang optimal kepada masyarakat, terbatasnya infrastruktur teknologi, serta rendahnya pemanfaatan aplikasi e-kelurahan yang disebabkan keterbatasan dan kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi sehingga, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penerapan aplikasi e-kelurahan masih tergolong rendah. Secara keseluruhan, aplikasi e-kelurahan berpotensi untuk menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan smart city niKota Samarinda dengan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi pelayanan publik di tingkat kelurahan Gunung Lingai. Upaya untuk meningkatkan sosilisasi berkelanjutan, mengembangkan infrastruktur digital, Serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan teknologi informasi merupakan langkah strategis yang sebaiknya terus dilaksanakan guna mendukung keberhasilan penerapan aplikasi e-kelurahan.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si.
7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 29/06/2026
8. Type: Artikel
9. Identifier/ permalink [URL menuju konten di lembaga kontributor]: https://ejournal.ap.fisip-unmul.ac.id/site/?p=5130[1]
10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: eJournal Article
Implementasi Prinsip Agile Governance Pada Program “DISAPA I-DAMAN” Di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara (Qibtiyah)
by admin | June 29, 2026 16:02
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 29, 2026 @ 4:02 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Implementasi Prinsip Agile Governance Pada Program “DISAPA I-DAMAN” Di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Qibtiyah
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Implementasi Program, Agile Governance, DISAPA I-DAMAN
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi prinsip Agile Governance pada program DISAPA I-DAMAN di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara beserta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian berdasarkan empat teori Luna et al (2015) yaitu Human Focused, Based on Quick Wins, Systematic and Adaptive Approach, serta Simple Design and Continuous Refinement. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip Agile Governance pada program DISAPA I-DAMAN telah berjalan cukup baik. Namun belum optimal pada salah satu prinsip. Prinsip Human Focused, Systematic and Adaptive Approach, serta Simple Design and Continuous Refinement telah diterapkan melalui kemudahan akses pelayanan, penyesuaian sistem pelayanan digital, serta pengembangan layanan secara berkelanjutan. Namun, prinsip Based on Quick belum berjalan optimal karena masih bergantung pada kondisi jaringan internet di beberapa wilayah. Selain itu, masih terdapat kendala berupa rendahnya pemahaman teknologi masyarakat, keterbatasan kemampuan pegawai dalam mengoperasikan layanan digital, serta penyebaran informasi yang belum merata kepada masyarakat.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Administrasi IUMK Dengan Tingkat Kepuasan Masyarakat Di Kecamatan Sambutan Kota Samarinda (Faidah Apriyana)
by admin | June 29, 2026 15:23
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 29, 2026 @ 3:23 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Administrasi IUMK Dengan Tingkat Kepuasan Masyarakat Di Kecamatan Sambutan Kota Samarinda
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Faidah Apriyana
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: pelayanan publik, kepuasan masyarakat, kualitas pelayanan, IUMK
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara kualitas pelayanan administrasi publik dengan tingkat kepuasan masyarakat yang mengurus Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) pada Kantor Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Kualitas pelayanan ditempatkan sebagai variabel bebas, sedangkan kepuasan masyarakat sebagai variabel terikat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang didukung observasi dan dokumentasi terhadap masyarakat yang pernah memanfaatkan layanan IUMK. Pengukuran kualitas pelayanan mengacu pada dimensi SERVQUAL yang meliputi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Adapun kepuasan masyarakat dinilai melalui beberapa aspek pelayanan seperti persyaratan, prosedur, waktu penyelesaian, biaya, kompetensi petugas, dan perilaku pelaksana. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, korelasi, serta koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan berhubungan secara positif dan signifikan dengan meningkatnya kepuasan masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya perbaikan kualitas pelayanan perlu terus dilakukan agar penyelenggaraan pelayanan publik menjadi lebih efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
Implementasi Strategi Puskesmas Bontang Selatan Dua Dalam Menekan Angka Stunting Di Kota Bontang (Yemima Baun)
by admin | June 29, 2026 14:06
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Web, Admin
On: Jun 29, 2026 @ 2:05 PM
IP: 103.187.89.128
1. Title [Judul]: Implementasi Strategi Puskesmas Bontang Selatan Dua Dalam Menekan Angka Stunting Di Kota Bontang
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Yemima Baun
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Implementasi Strategi, Puskesmas, Stunting, Program Penurunan Stunting
4. Description [Abstrak] : Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh pada balita dapat diakibatkan oleh kekurangan asupan gizi pada jangka waktu yang sangat lama, serta terjadinya infeksi berulang dan dan pola asuh orang tua yang kurang memadai dalam 1000 HPK balita tersebut. Puskesmas Bontang Selatan Dua sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan wilayah Berbas Pantai dan Berbas Tengah memiliki peran dalam penurunan angka stunting di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Puskesmas Bontang Selatan Dua dalam mengimplementasikan strategi upaya menurunkan angka stunting serta faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori implementasi strategi oleh Wheelen dan Hunger yang meliputi program, anggaran, dan prosedur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi telah berjalan secara operasional dan terstruktur melalui berbagai program intervensi gizi. Namun, implementasi tersebut belum efektif karena terdapat kesenjangan antara pelaksanaan program dengan praktik di tingkat rumah tangga. Rendahnya partisipasi masyarakat serta belum terbentuknya perilaku gizi yang sesuai menyebabkan intervensi tidak menghasilkan perubahan status gizi secara optimal. Selain itu, keterbatasan fleksibilitas anggaran dan kendala dalam penerapan prosedur turut memengaruhi efektivitas implementasi. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan implementasi strategi penurunan stunting tidak terletak pada aspek sistem, melainkan pada aspek perilaku masyarakat sebagai sasaran program.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Administrasi Publik
Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Tradisi Belimbur Pada Upacara Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara (Annisa)
by admin | June 28, 2026 13:51
Data Portal Mahasiswa S1
Submitted by: Annisa,
On: Jun 28, 2026 @ 1:50 PM
IP: 182.11.183.87
1. Title [Judul]: Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Tradisi Belimbur Pada Upacara Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara
2. Creator [Pengarang/ penulis]: Annisa
3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Erau, Belimbur, Makna Simbolik, Ritual, Liminalitas, Kutai Kartanegara
4. Description [Abstrak] : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengorganisasian dan rangkaian prosesi Belimbur dalam upacara tradisional Erau di Kutai Kartanegara, dan untuk menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Seiring transformasi Erau menjadi festival budaya terbuka, praktik Belimbur telah bergeser karena euforia publik yang berpotensi mengaburkan makna aslinya. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara, tokoh budaya, sejarawan, pegiat budaya, anggota panitia, dan masyarakat umum. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan teori ritual dan liminalitas Victor Turner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belimbur adalah ritus liminal yang menjembatani unsur sakral dan profan dalam upacara Erau. Tradisi ini berfungsi sebagai simbol penyucian diri, ekspresi kegembiraan, penguatan solidaritas sosial, dan penegasan identitas budaya masyarakat Kutai. Namun, ditemukan kesenjangan antara etika ideal dan prosedur aktual dalam pelaksanaan Belimbur di lapangan karena maraknya wisatawan dan euforia publik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi pengaturan yang kuat antara Kesultanan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar kesucian dan nilai-nilai luhur tradisi Belimbur tetap terjaga secara berkelanjutan di tengah arus modernisasi dan komersialisasi budaya.
5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Pembangunan Sosial
6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Dr. Sri Murlianti, M.Si
7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2026
8. Type: Artikel
9. Identifier/ permalink [URL menuju konten di lembaga kontributor]: https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/?p=2089[1]
10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: eJournal article